Saturday, February 27, 2021

Night Talks

Hi again

For this time I wanna talk about insecurity, myself and many others.

Gua sangat setuju kalo insecure merupakan hak seseorang, kita berhak untuk merasakan insecure dan semua orang juga pasti pernah merasakan insecure dan tentunya itu merupakan hal biasa. Tapi, ada titik dimana insecure membuat kita merasa buruk, tidak pantas dibanding orang lain. And I think it’s a toxic. Kenapa gua bisa bilang begitu, karena kadangkala rasa insecure bisa membuat putus asa dan merasa tidak layak, bukan malah ada perubahan untuk diri kita.

And I really miss myself when I was senior high school, gua sangat rindu sosok gua yang dulu dimana gua nggak merasakan insecure, bodo amat dengan apa yang orang lain bilang, dan tentunya gua sangat rindu dengan sosok gua yang selalu cheer up mungkin wkwk and always work so hard to reach what I wanna reach. Dan sekarang gua ngerasa semua itu hilang dari diri gua sendiri I don’t know why, but I’ll try to get it back. For sure. Pernah suatu waktu gua chat temen smk gua untuk menanyakan tentang bagaimana cara untuk bersikap bodo amat dan cara untuk berkomitmen atas hal yang kita putuskan. Dan dia malah balik bilang “Lah, bukannya kamu dulu yang selalu bilang jangan peduliin apa yang orang bilang dan jadi diri sendiri” seketika bertanya ke diri sendiri apa iya pernah bilang kaya gitu wkwk. I miss myself, I’m really miss when I was 15, 16, 17 until 19.

Let’s talk about other topic, I wanna talk about my personality. But first, I wanna ask to you who read my blog for this time. Hal apa yang kalian takutkan dalam diri kalian? My answer is disappointed, ya kecewa. Maksud  kecewa disini bukan kecewa terhadap suatu hal tapi kecewa atas hal yang tidak bisa dapatkan atau hal yang tidak berjalan sesuai yang kita inginkan atau tidak sesuai dengan ekspetasi. Kecewa merupakan hal yang sangat sangat gua takutkan dalam diri gua sendiri entah kecewa karena diri sendiri ataupun orang lain. It’s hard to be patience when we feel disappointed.

Let’s talk about hopeless, mari bicara tentang keputusasaan. And I’m sure many people in this world or maybe all of them pernah merasakan putus asa. Dan gua juga, sering kali gua ngerasa putus asa dan berpikir gak akan bisa berubah. Tapi itu salah. Memang benar hal yang paling sulit yaitu mengubah mindset atau mengubah pola pikir. Susah untuk menanamkan pemikiran yang selalu positif dan berpikir bahwa kita bisa, kita layak. Rasa malas, insecure, hopeless berawal dari mindset kita, dan gua juga sedang berusaha untuk mengubah pola pikir supaya lebih sehat wkwk. But I realize that’s not easy as we think about.

And last, overthinking. Dan ini merupakan salah satu hal yang selalu terngiang ngiang. Menurut gua overthinking sedikit menggangu karena membuat kita berpikiran akan suatu hal secara berlebihan tanpa kita ketahui hal itu bakal terjadi atau nggak. Dan overthinking kadang membuat kita merasa gelisah untuk memikirkan apa yang akan terjadi dimasa mendatang, merasa khawatir akan masa depan, mau jadi apa, bisa atau nggak. Tapi hal yang sering gua lakukan ketika overthinking yaitu dengan melihat keadaan sekarang bahwa semuanya gak terjadi seburuk seperti yang kita pikirkan ketika overthinking. Sometimes, I always blame myself, why am I like this? Why am I different not like the others? Why I can’t and others can?. But now. That’s over. I don’t want and I’ll not to think like that again.


No comments:

Post a Comment

I Can't Express But I Have Feelings

 Hi i'm back This is 2023  I'm 23 now and i'm feel i really hate myself a lot. I'm an introvert. So not every people can und...